Teknik membuat kabel USB extender sendiri
Ada beberapa resep yang akan menyebabkan USB Extender ini berhasil, antara lain:- Rubah setting USB pada BIOS agar menjadi USB 1.1, jangan USB 2.0. USB 1.1 mempunya kecepatan maksimum 10Mbps jadi lebih reliable untuk di tarik jarak jauh di bandingkan dengan USB 2.0. [Pengaturan ini bersifat optional]
- Gunakan kabel Ethernet / UTP yang baik, terutama merek Belden yang asli. Jangan pakai kabel UTP abal-abal. Cara ngetest kabel asli: potong kabel dikit, keluarkan tembaganya letakkan pada magnet, jika nempel di magnet itu pertanda kabel kurang bagus karena terlalu banyak kandungan besinya daripada tembaga, bisa jadi abal2... piss deh..
- Panjang kabel sebaiknya hanya maksimal 10 meter, sesuaikan keperluan. Semakin panjang kabelnya maka semakin tinggi tingkat kegagalan karena arus data pada kabel makin tergerus karena panjang kabel.
- Colokan penyambung USB yang akan digunakan sebaiknya yang berkualitas baik (misal: kabel bawaan USB Wifi, kabel bawaan Modem 3G, atau beli yang bagus sekalian yang pendek saja)
Langkah 1 – Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat USB extender, yaitu, (1) kabel USB bawaan Wifi atau bawaan modem 3G, (2) kabel UTP (kabel LAN), (3) pipa pvc kecil, (4) rubber tape, dan (5) thermofit / kondom kabel, jika sulit utk memperoleh thermofit, dapat diakali menggunakan sedotan aqua.
Langkah 2 - kabel UTP (kabel LAN) untuk memperpanjang kabel USB
Langkah 3 - Kupas kabel LAN / UTP di kedua ujungnya.
Langkah 4 – Potong kabel USB bawaan Wifi / bawaan modem 3G dan kelupas ke dua ujungnya agar terlihat kabel di dalamnya.
Langkah 5 – Perhatikan warna kabel USB, biasanya, ada warna merah, hitam, dan putih, hijau. Merah dan hitam biasanya untuk tegangan daya 5V. Hijau putih biasanya merupakan kabel data USB,
Langkah 6 – Potong pipa pvc kecil. Masukan pipa pvc kecil ke masing-masing ujung kabel UTP. Satukan kabel-kabel UTP berdasarkan warna seperti tampak pada gambar. Untuk memudahkan, detail penyatuan kabel di tulis pada tabel di bawah.
Langkah 7 - Contoh pipa PVC yang di masukan ke kabel UTP.
- putih oranye – oranye (2 kabel)
- putih hijau (1 kabel)
- hijau (1 kabel)
- putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel)
Langkah 8 – Siapkan kabel UTP untuk di sambungkan ke kabel USB. Masukan thermofit / kondom kabel / potongan sedotan aqua ke kabel USB. Perhatikan baik-baik warna kabel UTP yang di siapkan untuk di sambung ke kable USB. Agar jelas, ada baiknya di tulis pada tabel di bawah ini.
| UTP | USB |
|---|---|
| putih oranye – oranye (2 kabel) | merah |
| putih hijau (1 kabel) | putih |
| hijau (1 kabel) | hijau |
| putih biru, biru, putih coklat, coklat (4 kabel) | hitam |
Langkah 9 – Pastikan semua kabel telah tersambung dengan baik menggunakan solder timah agar permanen, kemudian tutup dengan potongan sedotan aqua.
Langkah 10 – Contoh kabel yang telah disolder dan ditutup oleh thermofit / potongan sedotan tampak pada gambar.
Langkah 12 – Setelah yakin bahwa sambungan kabel telah disolder dan ditutup dengan potongan sedotan. Tutup semuanya menggunakan pipa pvc kecil. Selotape / isolasi semua ujung pipa pvc kecil agar kuat tertutup dan menempel ke kabel USB / UTP. Selesai sudah pembuatan USB extender agar kabel USB dapat cukup panjang mencapai atap.
Langkah 13 (optional) – Jika kita menginginkan kabel USB extender yang sangat panjang (misal 20 Meter), tampaknya ada baiknya menggunakan kabel USB repeater sepanjang 5 meter sebelum di injeksikan ke kabel USB extender yang panjangnya bisa mencapai 20 meter. (tapi keknya di Pangkalan Bun ga ada yang jual USB repeater.. kudu mesan kali..)
Contoh USB Wifi yang bagus – Ada mini antena bawaan, harganya sekitar 100rb an
Contoh 1: Optimasi USB Wifi cara murah meriah – Gunakan kombinasi tutup panci, bagusnya wajan karena lebih parabolic
Contoh 2: Optimasi USB Wifi cara lebih rapi – Gunakan pipa PVC sebagai wadah meletakan USB Wifi dan terlindung dari hujan serta panas, jadi bisa dipasang diluar rumah / atap
Selamat ngoprek...